Mungkin saya terlalu banyak teori, atau terlalu bnyk bacaan dan informasi yg saya dapat dari luar sana, yang pada kenyataannya banyak sekali bertentangan dgn apa yang saya terima selama ini.

Mungkin saya bisa mempraktekan teori2 itu kepada anak saya (dan dengan konsisten), begitu juga suami saya yang Alhamdulillah sangat concern terhadap perkembangan putri kecil kami.

Tetapi bagaimana dengan orang-orang disekitar saya?

Jujur ini bisa dibilang ini konflik batin (lebaaaay ga sih?)  Disatu sisi saya ingin mendidik anak saya dengan cara yang terbaik menurut saya, tetapi ga mungkin juga kan anak saya hanya bertemu dengan kedua orangtuanya setiap hari. Tidak bertemu dengan orang-orang yang juga menyayanginya yang menerapkan pola berbeda dengan kami, orangtuanya.

Lalu jika sudah begitu apa yang harus saya lakukan?membiarkan anak saya bingung dan menjadi tidak konsisten?

hmm.. ternyata menjadi orangtua yang baik juga dengan menjadi anak yang baik tidak selalu mudah ya..