saya bukan menyesali keputusan yang telah dibuat untuk jadi FTM, ga sama sekali, ada dirumah melihat perkembangan anak saya setiap detiknya merupakan sesuatu yang tak ternilai harganya.

tetapi dalam hati, saya kangen juga punya uang sendiri, bisa bebas menggunakan uang sendiri tanpa pertanggungjawaban (bukan berarti suami saya membatasi ya, Alhamdulillah dia memberi kepercayaan penuh kepada saya) tetapi sebagai orang yang, ehem.. suka gengsian😀 jadi tetep aja kangen menghasilkan uang sendiri (bukan kangen kerja kantorannya siy, hehehe..)

jadilah saya mikir dengan background saya bisa melakukan apa ya untuk kerja sambilan, yang ga menyita waktu, tapi bisa menyesakkan isi dompet saya😛

jawabannya, ga’ada! saya ga punya spesialisasi tertentu yang bisa dijadikan pekerjaan sampingan, mana ada yang minta dibuatin draft kontrak, yah mungkin ada sih, tapi sekedar draft kyanya mo dibisnisin juga ga menjanjikan, kecuali seorang notaris yang tandatangannya memiliki keabsahan, kekuatan hukum, dll.

nah klo udh gini, saya jadi bener2 ngerasa salah jurusan!!!

klo aja bisa diputar kembali waktu sma dulu saya akan belajar lebih keras lagi untuk bisa dapet jurusan yang saya mau, dan keliatannya lebih menjanjikan untuk sebuah profesi kerja sambilan..